Anomali Lintas Cakrawala Group

Mengenal Software Development lebih dekat, yuk.

Mengenal Software Development lebih dekat

Jika kamu seorang programmer atau developer dalam bidang IT, sudah pasti kamu tidak asing lagi dengan istilah software development. Sebagai seseorang yang terjun pada bidang IT, khususnya dalam bidang pembuatan aplikasi atau website, istilah software development sendiri mungkin sudah melekat dalam otak. Bukan tanpa sebab, software development sangat dibutuhkan ketika programmer atau developer sedang membuat suatu produk aplikasi. Software development sendiri adalah kegiatan yang dilakukan dalam pengembangan sebuah perangkat lunak.

Software development merujuk pada pengembangan sebuah perangkat atau aplikasi yang dirancang secara sistematis, pada akhirnya bisa menghasilkan sebuah produk yang tidak hanya baik, namun juga berkualitas tinggi. Pada dunia developer, istilah ini juga dikenal dengan sebutan Software Development Life Cycle (SDLC), yaitu siklus hidup dari pengembangan software atau perangkat lunak ini. Manfaat dari SDLC adalah sebagai sarana untuk membangun sebuah sistem informasi yang sudah direncanakan terlebih dahulu dengan baik, agar produk yang dihasilkan sesuai dan juga memiliki kualitas mutu yang tinggi.

Menurut (Wales, 2012), Software devJika kamu seorang programmer atau developer dalam bidang IT, sudah pasti kamu tidak asing lagi dengan istilah software development. Sebagai seseorang yang terjun pada bidang IT, khususnya dalam bidang pembuatan aplikasi atau website. Bukan tanpa sebab, software development sangat dibutuhkan ketika programmer atau developer sedang membuat suatu produk aplikasi. Software development sendiri adalah kegiatan yang dilakukan dalam pengembangan sebuah perangkat lunak.elJika kamu seorang programmer atau developer dalam bidang IT, sudah pasti kamu tidak asing lagi dengan istilah software development. Sebagai seseorang yang terjun pada bidang IT, khususnya dalam bidang pembuatan aplikasi atau website, istilah software development sendiri mungkin sudah melekat dalam otak. Bukan tanpa sebab, software development sangat dibutuhkan ketika programmer atau developer sedang membuat suatu produk aplikasi. Software development sendiri adalah kegiatan yang dilakukan dalam pengembangan sebuah perangkat lunak.opment bisa didetailkan lagi menjadi sebuah proses yang:

  1. Penciptaan software guna memenuhi kebutuhan manusia
  2. Design Software
  3. Pengembangan software aplikasi perusahaan
  4. Pengembangan platform.

Umumnya, software development berfokus pada sesuatu yang tidak tampak, yaitu perangkat lunak yang bisa dijalankan pada PC/Laptop/gadget kamu, lho. Maka, bukan sesuatu yang mengherankan jika software development mempunyai tingkat pengerjaan yang sangat sulit. Karena tingkat kesulitannya yang cukup tinggi, tidak jarang proses SDLC ini mengalami kegagalan, karena pada proses pengerjaannya tidak sesuai dengan apa yang telah direncanakan. Salah satu kriteria yang harus dicapai oleh software development adalah kemampuan software atau perangkat lunak yang dibangun, nantinya bisa dikembangkan lagi. Hal ini adalah satu bagian tersulit, karena developer harus bisa Menyusun dengan baik setiap source code atau agar dapat dipahami dengan baik oleh user nantinya.

Dalam pengerjaan Software Development, ada beberapa tahapan secara umum yang harus kamu ketahui, diantaranya:

  1. Planning (Perencanaan)

Planning atau perencanaan adalah tahap awal untuk memulai Software Development. Pada tahap ini, nantinya akan menghasilkan 3 hal penting, yaitu:

  1. Alur kerja yang jelas antara setiap anggota
  2. Timeline/ waktu pekerjaan
  3. Anggaran dana untuk Software development

Pada tahap perencaan ini, nantinya PIC Project bersama dengan stakeholder atau client akan membuat kontrak kerja dengan jelas. Kontrak kerja tersebut bisa meliputi estimasi dana yang akan dikeluarkan, waktu pengerjaan, dan semua aturan yang didiskusikan dalam ini.

  1. Persyaratan dan Spesifikasi

Pada tahap ini akan dilakukan untuk penentuan tentang fitur apa saja yang ingin digunakan, dan juga berbagai kebutuhan sistem software yang akan dibuat. Biasanya, pada tahap ini akan dilakukan dengan wawancara langsung, observasi, dan studi Pustaka, untuk mengumpulkan data sebanyak-banyaknya, sehingga software yang dihasilkan bisa sesuai dengan apa yang diinginkan oleh stakeholder.

  1. Perancangan desain

Tahap selanjutnya yang dilakukan adalah perancangan desain untuk software yang akan dibangun. Di tahap ini, akan mulai ditetapkan detail sistem yang akan digunakan. Tujuan dari tahap ini adalah agar desain keseluruhan software seperti database konseptual, user interface, dan security sistem mampu didesain dengan baik dan sesuai dengan keinginan stakeholder.

  1. Testing

Setelah menerapkan tahap-tahap sebelum ini, ketika semua sudah dirancang, maka akan dilakukan sebuah tahap yaitu testing. Pada tahap ini, terdapat hal penting yang tidak bisa dilewatkan, diantaranya yaitu training penggunaan software dan pemantauan software yang telah dibangun. Pemantauan pada software merupakan sesuatu yang wajib dilakukan pada tahap ini, hal ini bertujuan untuk mengecek apakah software yang telah dibangun telah stabil atau belum. Penentuan stabil atau tidaknya software yang telah dibangun bisa dilihat dari bug yang muncul selama masa testing berlangsung. Testing yang dilakukan juga terbagi pada 3 tahap, yaitu

  1. Security Testing
  2. Performance testing
  3. Stress testing
  4. Recovery testing
  5. Deployment and Maintenance

Ketika serangkaian tahap sudah dijalankan, tahap selanjutnya yang dilakukan adalah . Di tahap ini, software yang telah dibangun sudah bisa digunakan oleh end user. Hal ini juga bertujuan untuk mengetahui seberapa puaskah client terhadap software yang dibangun. Tahap ini melibatkan developer dan juga client secara langsung. Pada tahap ini, terdapat 2 hal penting, yaitu training penggunaan software, dan pemantauan software. Pemantauan software harus dilakukan untuk mengecek apakah software yang telah dibangun sudah stabil ataukah belum. Kestabilan dari sebuah software yang telah dibangun adalah tidak adanya bug yang muncul selama user menggunakan software tersebut.

Untuk membangun software sebuah perusahaan tentunya Anda membutuhkan developer yang terpercaya. Developer yang mengikuti perkembangan zaman, selalu up to date, dan mau menjaga hubungan yang baik dengan client merupakan syarat penting yang harus dimiliki oleh developer ini. Salah satu yang bisa dipercaya adalah Anomali Lintas Cakrawala (ALC) yang sudah berpengalaman di bidang Information Technology (IT) sejak tahun 2014. Dalam perkembangan bisnisnya, ALC selalu berkomitmen untuk memberikan kepuasan pada mitra dengan selalu up to date pada perkembangan bidang Information Technology, salah satunya adalah Software Development. Kepercayaan yang diberikan oleh mitra-mitranya, merupakan nilai terpenting yang dijaga dengan sangat baik oleh Anomali Lintas Cakrawala. Didukung oleh sumber daya manusia yang professional pada bidangnya masing-masing, ALC group sangat siap untuk berkompetisi di Kawasan regional dan akan selalu mengembangkan nilai-nilai baik yang nantinya bisa menjadi kebanggan Bangsa dan Negara Indonesia.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Warning: Undefined array key "src" in /home/u1264370/public_html/wp-content/plugins/elementor/core/page-assets/loader.php on line 87

Warning: Undefined array key "dependencies" in /home/u1264370/public_html/wp-content/plugins/elementor/core/page-assets/loader.php on line 87

Warning: Undefined array key "version" in /home/u1264370/public_html/wp-content/plugins/elementor/core/page-assets/loader.php on line 87